Uncategorized

Cara Memilih Brand Ambassador yang Tepat untuk Bisnis

Beberapa tahun belakangan ini, iklan-iklan di media sosial banyak diramaikan oleh wajah rupawan selebritas asal Korea.

Sebut saja brand ambassador Tokopedia yang kembali meneken kontrak dengan BTS, Lazada menggaet Lee Min Ho, dan Blibli yang sukses mengajak aktor Park Seo Jun.

Pemilihan brand ambassador tersebut tentu melalui proses yang panjang dan strategi pemasaran yang matang.

Saat Tokopedia menggaet BTS di tahun 2020, animo masyarakat terutama para army BTS sangatlah tinggi.

Melalui program WIB (Waktu Indonesia Belanja), situs Tokopedia dikunjungi lebih dari 100 juta kali hanya dalam 5 hari pada Juli 2020. Dari segi penjualan, tercatat ada 5000 item terjual setiap menitnya. Fantastis!

Tidak salah jika brand-brand besar di Indonesia berlomba mencari brand ambassador terbaik untuk produknya karena memang terbukti mendongkrak penjualan.

Cara memilih brand ambassador yang tepat untuk bisnis pun tidak boleh asal-asalan. Popularitas memang penting, tapi itu bukan satu-satunya loh.

Sesuai definisinya, brand ambassador adalah duta merek yang bertugas mempromosikan merek dan produk ke jaringan mereka untuk meningkatkan kesadaran merek dan mendorong penjualan produk.

Brand ambassador adalah orang-orang yang memiliki pengaruh, entah itu selebriti yang sering tampil di layar kaca atau para influencer di sosial media yang memiliki follower banyak.

Mengapa Penting Memahami Cara Memilih Brand Ambassador?

Tugas mendasar brand ambassador adalah mempromosikan produk di sosial media, meningkatkan traffic ke situs produk, serta menaikkan reputasi produk dengan review positif.

Cara memilih brand ambassador yang tepat untuk bisnis salah satunya dengan memastikan bahwa ia memahami karakter konsumen dan berkomitmen menjalankan perannya sesuai visi misi brand yang ia wakili.

Beberapa tugas brand ambassador adalah;

  • Membuat konten situs web atau media sosial untuk mendorong kesadaran merek dan menarik pelanggan baru
  • Mewakili perusahaan dalam peluncuran produk serta pameran
  • Memberikan feedback dan informasi terkait produk
  • Menghasilkan kesadaran merek dari mulut ke mulut
  • Mempertahankan citra positif merek

5 Cara Memilih Brand Ambassador yang Tepat untuk Bisnis Kamu

Strategi marketing yang melibatkan brand ambassador ternama pasti membutuhkan budget yang tidak main-main.

Tentunya cara memilih brand ambassador yang tepat haruslah mempertimbangkan timbal balik, entah itu dari segi penjualan maupun citra perusahaan. Berikut cara memilih brand ambassador terbaik untuk bisnis;

1. Profil yang relevan dengan target market

Brand ambassador harus memiliki profil yang layak dari segi popularitas di wilayah pemasaranmu agar mencapai target reach dan awarenesss.

Soal relevansi juga amat penting, pastikan brand ambassador kamu relevan dan sesuai dengan karakterisitik perusahaan serta segmentasi pasar.

Misalnya, perusahaan mainan anak tentu brand ambassador adalah anak-anak atau sosok Ibu/tokoh yang dekat dengan anak kecil.

Untuk perusahaan komestik, maka umumnya brand ambassador adalah wanita.

Meski kini beberapa merk kosmetik berusaha menggaet laki-laki untuk merepresentasikan visi misi perusahaannya atau sebagai usaha menggaet pasar yang lebih luas.

Segmentasi produk juga harus memperhatikan usia target konsumen. Misalnya produk perawatan wajah anti aging pastinya akan menunjuk brand ambassador di usia dewasa.

2. Reputasi dan kredibilitas brand ambassador

Background check is a must! Ketahui apa yang masyarakat pikirkan dan katakan tentang calon brand ambassador kamu di sosial media.

Apakah ada gosip atau skandal yang menjerat mereka? Apakah ia memiliki perilaku menyimpang yang berbahaya untuk citra brand?

Perasaan audiens terhadap brand ambassador akan turut mempengaruhi persepsi mereka akan brand kamu

Kredibilitas juga penting sebagai cara memilih brand ambassador yang tepat untuk bisnis.

Perhatikan bagaimana rekam jejak brand ambassador pilihanmu selama bekerja dengan merk-merk lain.

3. Terlihat tulus dan percaya dengan merk yang ia jual

Beberapa brand menuntut brand ambassador untuk memakai produk yang ia wakili.

Sebab, brand ambassador yang baik harus bisa mengkomunikasikan merk yang ia wakili secara tulus dan konsisten.

Tujuannya agar konsumen merasa ada kedekatan alamiah, bukan hanya soal bisnis.

Masih ingat kan blunder Isyana saat mewakili Oppo dan menjadi brand ambassador marketplace namun dalam wawancara lain ia mengaku sebagai pengguna Iphone dan mengaku takut belanja online?

Untuk menghindari hal itu, pastikan cara memilih brand ambassador untuk bisnismu sudah mempertimbangkan pasal-pasal yang menyangkut komitmen.

Itu dia beberapa cara memilih brand ambassador yang tepat untuk bisnis. Selain membantu meningkatkan brand awareness,  keberadaan mereka juga mampu meningkatkan daya jual produk atau layanan bisnismu. Pilih dengan teliti ya!

Kamu butuh pinjaman modal usaha untuk menunjang strategi marketing? Percayakan saja pada Super Financial App KoinWorks.

Melalui produk KoinBisnis dari KoinWorks, kamu bisa mendapatkan modal tambahan hingga Rp 2 Miliar dengan bunga bulanan mulai dari 0,75% per bulan.

Tak hanya memberi pinjaman, KoinWorks juga akan membantu kamu melakukan promosi di aset sosial media resmi KoinWorks secara gratis dengan mengikuti program #LokalSupportLokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *