Uncategorized

Langkah Pendaftaran Hak Merek. Lebih Mudah dan Murah via Online!

Bagi para pelaku bisnis yang membangun merek dagangnya dari nol, pasti tahu betapa berharganya merek sebagai identitas bisnis.

Apalagi jika merek tersebut sudah punya potensi pasar luas dan melekat di ingatan banyak orang, pastinya harus dijaga dengan payung hukum agar tidak terjadi hal yang tak dinginkan.

Pendaftaran merek bisnis menjadi sangat penting agar tidak terjadi pelanggaran seperti penduplikatan merek.

Hak merek untuk bisnis adalah hak eksklusif bagi pemilik merek bisnis yang terdaftar di DJKI untuk menggunakan merek tersebut dalam kegiatan jual beli barang atau jasa.

Merek bisa berupa tanda yang dapat ditampilkan secara grafis, misalnya; gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk dua dimensi dan/atau tiga dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari dua atau lebih unsur tersebut yang membedakannya dengan barang/jasa lainnya.

Mengapa Pendaftaran Merek itu Penting?

Pendaftaran merek amat penting agar kamu punya perlindungan hukum. Jika merek kamu sudah didaftarkan, maka kamu bisa melarang pemilik bisnis lain untuk menggunakan merek yang sama.

Dengan melakukan pendaftaran merek di DJKI, kamu bisa memperoleh perlindungan hukum selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan pendaftaran. Masa perlindungan itu pun dapat diperpanjang secara mudah.

Bagaimana Langkah-langkah Pendaftaran Hak Merek?

Berbisnis di masa pandemi kian mudah karena layanan pemerintah sudah bisa diakses melalui online.

Tehritung sejak 17 Agustus 2019, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) sudah menyediakan fasilitas yang memungkinkan pendaftaran hak merek, desain industri dan paten secara online.

Kamu bisa mendaftar melalui aplikasi pendaftaran kekayaan intelektual/KI online.

Kini, masyarakat tidak lagi harus membawa banyak dokumen permohonan.

Pendaftaran merek bisa dilakukan di kantor masing-masing konsultan atau masyarakat dari kalangan mana saja, tidak perlu ke kantor DJKI

Meski begitu, kantor DJKI tetap melakukan pelayanan offline bagi kamu yang lebih nyaman berinteraksi langsung agar mendapatkan penjelasan menyeluruh.

Cara Pendaftaran Merek secara Online

Pengajuan pendaftaran merek secara online bisa dilakukan melalui aplikasi Merek yang disediakan oleh DJKI.

Sebelumnya, siapkan dulu persyaratan berikut;

 1. Etiket/Label Merek
 2. Tanda Tangan Pemohon
 3. Surat Rekomendasi UKM Binaan atau Surat Keterangan UKM Binaan Dinas (Asli) – Untuk Pemohon Usaha Mikro dan Usaha Kecil

Prosedur pendaftaran hak merek secara online:

Sebelum memakai aplikasi Merek, pengguna wajib memesan kode billing (nomor pembayaran) di Simpaki .

Untuk memesan kode billing, buka situs simpaki.dgip.go.id dan isi kolom yang tersedia.

Berikut langkah-langkah memesan kode billing untuk pendaftaran merek secara online:

  • Pilih ‘Merek dan Indikasi Geografis’ pada jenis pelayanan
  • Pilih ‘Permohonan Pendaftaran Merek yang Diajukan Oleh:’
  • Pilih ‘Usaha Mikro dan Usaha Kecil’ atau ‘Umum’ 
  • Pilih ‘Secara Elektronik (Online)’
  • Masukkan Data Pemohon dan Data Permohonan (nama, alamat lengkap, email dan nomor ponsel, dll)
  • Lakukan pembayaran PNBP melalui ATM/internet banking/m-banking

Aplikasi Merek sudah terintegrasi dengan Simpaki untuk pengecekan kode billing.

Namun, jika kamu belum punya akun Aplikasi Merek, lakukan registrasi akun atau aktivasi e-filing terlebih dahulu.

Setelah login ke aplikasi Merek, kamu cukup masukkan data permohonan merek, kemudian submit data permohonan online .

Nantinya, data permohonan yang sudah disubmit bisa dicetak dan akan dicek oleh petugas.

Selengkapnya, cek langkah-langkah pendaftaran hak merek dalam skema alur ini.

Tarif Permohonan Pendaftaran Hak Merek. Lebih Murah Daftar via Online!

Tarif pendaftaran Hak Merek untuk UMKM:
  • Rp500.000 (secara online)
  • Rp600.000 (secara manual/offline)
Tarif pendaftaran Hak Merek untuk Umum:
  • Rp1.800.000 (secara online)
  • Rp2.000.000 (secara manual/offline)
Tarif Perpanjangan Jangka Waktu Perlindungan Merek

a. Dalam jangka waktu 6 bulan sebelum atau sampai berakhirnya perlindungan merek:

Tarif untuk UMKM: Rp1.000.000 (perpanjangan secara online) dan Rp1.200.000 (perpanjangan manual/ offline)

Tarif untuk Umum: Rp2.250.000 (secara online) dan Rp2.500.000 (secara manual/offline).

b. Dalam jangka waktu paling lama 6 Bulan setelah berakhirnya perlindungan merek:

Tarif untuk UMKM: Rp2.000.000 (perpanjangan secara online) dan Rp2.400.000 (perpanjangan manual/offline)

Tarif untuk Umum: Rp4.500.000 (secara online) dan Rp5.000.000 (secara manual/offline).

Itu dia beberapa persyaratan yang harus kamu ketahui sebelum melakukan pendaftaran merek secara online.

Bagi kamu pebisnis pemula yang bercita-cita punya merek bisnis kuat, ayo semangat terus mengembangkan usahamu agar makin dikenal!

KoinWorks melalui KoinBisnis menyediakan produk pinjaman modal usaha bagi kamu yang ingin mengembangkan usaha.

Melalui KoinBisnis, kamu bisa mengajukan pinjaman modal usaha sampai dengan Rp 2 Miliar lho!

Selain itu, seluruh prosesnya dilakukan secara online sehingga sangat praktis, nyaman, dan tentunya aman di situasi pandemi seperti sekarang.

Bunga pinjaman KoinBisnis juga terjangkau untuk para pelaku usaha, hanya mulai dari 0,75% per bulan!

Bersama KoinBisnis dari KoinWorks, ayo kembangkan usaha dan wujudkan merek bisnis impianmu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *