Uncategorized

Masihkah Ada Peluang Bisnis Ritel Modern di 2021?

Krisis keuangan karena pandemi covid-19 turut menghantam industri ritel modern di Indonesia. 

Terlihat dari gerai-gerai raksasa ritel modern seperti Giant sudah mulai melakukan penyusutan bahkan penutupan demi menghindari kerugian yang kian berlarut-larut.

Tantangan bisnis ini kemudian memunculkan tanya, apakah peluang bisnis ritel modern di Indonesia sudah benar-benar padam?

Terlebih tren belanja masyarakat dari luring menjadi daring diprediksi terus meningkat.

Aturan social distancing otomatis membuat konsumen lebih berhati-hati dalam berbelanja secara langsung, hal ini membuat pusat perbelanjaan sepi pengunjung.

Bahkan peluang bisnis ritel modern di Indonesia masih terlihat suram ketika diprediksi masyarakat akan lebih asik berbelanja daring bahkan setelah pandemi usai.

Peluang Usaha Ritel Modern di Indonesia di Tengah Banyaknya Penutupan Toko Ritel

Sebelum meragukan peluang usaha ritel modern  di Indonesia, kamu harus tahu dulu nih penyebab beberapa toko ritel modern gulung tikar!

Dilansir dari Kontan, Corporate Communication Manager PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) Arif L. Nursandi, sedikitnya ada 2 faktor yang menyebabkan penutupan gerai toko ritel, terlebih minimarket. 

Pertama, kenaikan harga sewa tempat yang tidak sebanding dengan pendapatan sehingga membuat pengeluaran membengkak. 

Hal ini membuat pemilik usaha melakukan relokasi usaha ritel modern ke tempat yang lebih murah sewanya.

Kedua, kenaikan biaya operasional yang mengungguli pendapatan usaha ritel modern.

Langkah antisipasi yang dilakukan pengelola biasanya adalah menutup atau merelokasi bisnis ritel modern ke tempat yang punya potensi profit di wilayah yang sama.

Meski begitu, peluang usaha ritel modern di Indonesia tak sesuram yang dibayangkan.

Menurut Arif L.Nursandi, inti dari industri ritel modern sebenarnya adalah bisnis pelayanan. 

Jadi, servis terbaik kepada para pelanggan bisa jadi cara ampuh untuk mempertahankan peluang bisnis ritel modern di Indonesia.

Selain itu,  faktor lain yang mendukung keberhasilan bisnis ritel modern di Indonesia adalah lokasi gerai yang strategis dan mudah dijangkau.

Faktor kelengkapan produk yang tersedia di toko ritel modern juga jadi pertimbangan pengunjung untuk terus berbelanja.

Kamu juga bisa fokus pada peningkatan pelayanan, menerapkan strategi pemasaran yang menarik, atau memberi apresiasi pada pelanggan dengan program loyalty member.

Arif juga masih optimis dengan peluang usaha ritel modern di Indonesia. Sebab, selama masyarakat masih membutuhkan makanan dan minuman juga kebutuhan rumah tangga, bisnis ritel masih akan selalu dibutuhkan.

Kini tugas pelaku usaha ritel modern adalah fokus pada 3 faktor ini; pelayanan yang baik, menetapkan lokasi gerai yang cerdas, serta memastikan kelengkapan produk.

Nah, bagi kamu pebisnis muda yang ingin bergelut di dunia ritel modern, tentu ketiga faktor di atas perlu jadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk membuka toko.

Pengaruh Belanja Daring pada Peluang Bisnis Ritel Modern di Indonesia

Tak dipungkiri, bahkan sebelum pandemi, sektor ritel sudah berjuang keras untuk bisa bersaing dengan pengusaha daring.

Pandemi korona hanya mempercepat tren perpindahan kebiasaan berbelanja konsumen, dari belanja luring ke daring.

Penurunan jumlah pembangunan pusat perbelanjaan, semakin ketatnya pengeluaran belanja konsumen, serta pesatnya pertumbuhan belanja daring berpengaruh besar pada laju ekspansi industri ritel modern.

Namun, fungsi mall yang bukan hanya tempat berbelanja melainkan tempat nongkrong akan membuat masyarakat tetap ingin mengunjungi mall.

Apalagi saat pandemi, satu-satunya ‘liburan’ bisa jadi adalah pergi ke pusat perbelanjaan.

Entah sekedar untuk makan bareng teman atau melihat-lihat produk di gerai ritel modern.

Belanja dan rekreasi adalah hal yang tak terpisahkan, sehingga gerai usaha ritel modern akan tetap dirindukan para pelanggan yang mendambakan pengalaman berbelanja. 

Menyentuh, mencoba produk, atau sekedar melihat-lihat aneka kemasan produk dari jarak dekat memberikan kesenangan tersendiri dibanding pengalaman menyusuri toko-toko online.

Menggabungkan Platform Daring dan Luring sebagai Strategi Usaha Ritel Modern di Indonesia

Peritel modern mulai melakukan transformasi untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang berbeda. Misalnya, menambahkan unsur entertainment dan teknologi.

Transmart sempat hadir dengan ide wahana permainan yang cukup menarik minat pelanggan, terutama keluarga muda, untuk berbelanja.

Sementara itu, beberapa peritel modern raksasa seperti Amazon bahkan sudah menerapkan toko tanpa kasir.

Jadi konsumen bisa berbelanja tanpa harus lama-lama mengantre di kasir.

Teknologi yang mumpuni membuat konsumen bisa berbelanja lebih cepat, aman, dan tentunya nyaman.

Beberapa kafe di Indonesia juga sudah menerapkan teknologi ini. Misalnya kedai kopi dari Korea Selatan, Harlan + Holden, yang menawarkan kasir mandiri non-cash.

Konsumen cukup memesan kopi melalui aplikasi smartphone dari mana saja dan mengambil pesanannya tanpa harus mengantre.

Raih Peluang Usaha Ritel Modern di Indonesia lewat Minimarket

Jika ada toko ritel modern yang bertahan di tengah pandemi, tentu jawabannya adalah minimarket yang selalu ada hinggapelosok-pelosok kota kecil di Indonesia.

Pengalaman melihat dan menyentuh barang yang biasanya dilakukan saat pergi ke mall bisa tersalurkan dengan keberadaan minimarket.

Apalagi produk-produk di minimarket kini sudah mencakup banyak hal. Mulai dari buah-buahan segar hingga produk kecantikan.

Ditambah tren belanja masyarakat adalah belanja seperlunya dan tidak menimbun. Konsumen cenderung memilih barang sesuai kebutuhan dan kembali datang ke minimarket saat perlu.

Menilik Peluang Usaha Ritel Modern dari Perubahan Pola Konsumsi Baru

Direktur eksekutif Nielsen, Wiwy Sasongko, mengungkap pentingnya bagi para peritel untuk melihat arah kebutuhan dan pola baru konsumsi di tengah krisis pandemi. 

Misalnya saja untuk sektor consumer goods, terlihat adanya peningkatan kebutuhan in-home dining. Konsumen kini suka memasak dan makan di rumah agar aman dari virus.

Nah, hal ini bisa jadi peluang usaha ritel modern di Indonesia untuk menjual produk perlengkapan alat dapur atau menyediakan frozen foods.

Begitu juga dengan pola konsumsi baru masyarakat terkait produk health and hygiene.

Sebelum pandemi, kebutuhan akan hand sanitizer, disinfektan serta masker belum semasif sekarang dan masih akan terus berlanjut karena sudah jadi kebiasaan baru.

Hal ini tentu bisa jadi peluang bisnis ritel modern di Indonesia untuk menyediakan aneka produk kebersihan.

Bagaimana, siap menyambut peluang usaha ritel modern di Indonesia? 

Ketua Umum DPP Aprindo periode 2019—2023, Roy Nicholas Mandey Roy, optimis dengan pertumbuhan ritel modern di Indonesia meski kini masih tersendat krisis.

Menurut Roy, pertumbuhan industri ritel modern yang ideal seharusnya mencapai 300%—400% dari pertumbuhan ekonomi nasional yang saat ini berada di angka 5,02%.

Nah, sambil menunggu berakhirnya krisis karena pandemi, tak ada salahnya menyiapkan modal untuk membuka toko ritel modern.

Ingin memulai usaha namun terhalang dana? Ajukan saja pinjaman modal usaha melalui Super Financial App KoinWorks.

Melalui produk KoinBisnis dari KoinWorks, kamu bisa mendapatkan modal tambahan hingga Rp 2 Miliar dengan bunga bulanan mulai dari 0,75% per bulan.

Tak hanya memberi pinjaman, KoinWorks juga memberi kesempatan berpromosi di aset sosial media resmi KoinWorks secara gratis dengan mengikuti program #LokalSupportLokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *